Menu
Blog My Account

You have no items in your shopping cart.

Care Center 021-29022090

You have no items in your shopping cart.

Perawatan Kehamilan Kembar

Monday, September 16, 2013 5:34:54 PM Asia/Bangkok

Perubahan kondisi tubuh saat hamil biasanya membuat ibu lebih memerhatikan asupan nutrisi, perubahan tubuh hingga perawatan tubuh yang aman untuk mendapatkan kehamilan sehat. Jika ibu mengalami kehamilan kembar, inilah perawatan ekstra yang perlu dicermati dan menjadi “PR” yang perlu dikonsultasikan tiap berkunjung ke dokter kandungan:

1. Perhatikan nutrisi. Saat ibu mengandung dua janin kembar, ibu perlu asupan makanan sekitar 2700-3000 kalori per hari. Selain itu, perhatikan juga kecukupan vitamin, terutama zat besi dan asam folat untuk mendukung pertumbuhan lebih dari satu janin di dalam rahim. Konsumsi harian asam folat untuk kehamilan kembar adalah 1 mg, sedangkan untuk kehamilan biasa cukup 0,6 mg. Ibu hamil kembar juga perlu mengasup 100-175gr protein per hari. Bisa didapat dari susu, keju, daging atau ikan. Untuk membangun tulang dan gigi bayi, para ahli merekomendasikan ibu dengan kehamilan kembar untuk mengonsumsi 2500mg kalsium per hari, yang bisa didapat dari susu dan sayuran hijau. Zat besi jangan ketinggalan. Karena volume darah meningkat hingga dua kali lipat saat hamil, ibu perlu mengasup 60-100mg zat besi per hari, agar terhindar dari anemia. Sumbernya antara lain daging, ikan, dan kacang-kacangan. Konsumsi juga jeruk yang mengandung vitamin C tinggi untuk membantu penyerapan zat besi dan meningkatkan daya tahan tubuh. 2. Perhatikan berat badan. Ibu yang mengandung janin kembar, idealnya mengalami kenaikan berat badan sekitar 15-20 kg hingga akhir masa kehamilan. Kenaikan berat badan menunjukkan kecukupan gizi Anda. Pada awal trimester, berat badan ibu diharapkan naik setengah kilogram per minggu. Pada 3 bulan selanjutnya, berat badan Anda bisa naik lebih dari setengah kilogram per minggu. 3. Mudah lelah? Istirahat yang cukup. Wajar bila saat hamil ibu hamil merasa mudah lelah. Ini terjadi akibat peningkatan volume darah untuk mendukung tumbuh kembang janin. Jika lelah, berbaringlah dengan posisi kaki lebih tinggi untuk mengurangi pembengkakan di kaki, banyak minum air putih untuk melancarkan sirkulasi darah, sekaligus mengurangi risiko tekanan darah tinggi. Bila perut mulai membesar, tidurlah menghadap kiri agar sirkulasi darah untuk janin lebih lancar. 4. Intensif ke dokter kandungan. Kehamilan kembar meningkatkan risiko janin lahir prematur, ketuban pecah dini, pertumbuhan tidak merata, tekanan darah tinggi, preeklampsia, dan diabetes gestasional. Untuk menghindari komplikasi dalam kehamilan, biarkan dokter terus memantau detak jantung janin, kadar cairan ketuban, dan memantau gerak janin untuk memastikan janin Anda sehat. 5. Pada kehamilan kembar, kemungkinan janin lahir melalui operasi caesar lebih tinggi dibanding persalinan normal. Tapi ini juga bergantung pada berbagai faktor, seperti posisi dan berat janin, kesehatan ibu, juga kesehatan janin. Fase melahirkan bayi kembar juga lebih lama dari bayi tunggal. Bayi Anda dapat lahir dengan jarak beberapa menit atau lebih. 6. Beri peran pada calon ayah. Ayah juga perlu ambil peran untuk menjaga kesehatan ibu hamil dan janin. Diantaranya dengan memberi dukungan psikologis, terutama bila terjadi komplikasi dalam kehamilan. Lalu membantu pemenuhan makanan bergizi selama kehamilan dan menyusui, dan memperhatikan keadaan ibu hamil jika ia butuh konsultasi lebih lanjut pada dokter. 7. Siap menyusui tandem. Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi kembar, setidaknya ibu perlu mengasup 500 kalori tambahan setiap harinya utnuk memproduksi ASI. Pelajari teknik menyusui bayi kembar atau berkonsultasi pada konselor laktasi untuk mengatasi masalah menyusui.

Memiliki bayi kembar adalah anugerah istimewa yang tak dapat dialami setiap ibu. Karena itu, ayo siapkan kesehatan fisik dan mental, agar kehamilan kembar berlangsung aman dan nyaman.

This entry was posted in Kehamilan and tagged

Share this article on

Leave A Response

You must be logged in to post a comment.

click here to log in