Menu
Blog My Account

You have no items in your shopping cart.

Care Center 021-29022090

You have no items in your shopping cart.

Penyebab Kemandulan pada Pria

Friday, December 6, 2013 5:23:02 PM Asia/Bangkok

6 Faktor Penentu Kesuburan Pria Coba pikir sebentar. Jika Anda pasangan menikah, sudah 1 tahun, namun tidak ada tanda-tanda hamil dan akan punya anak. Siapa yang lebih gencar mencari tahu cara agar cepat hamil? Jawabannya: Perempuan! Padahal, upaya agar kehamilan terjadi, perlu kerjasama kedua belah pihak: suami dan istri. Berikut adalah penentu kesuburan yang perlu diperhatikan calon ayah, paling tidak 6 bulan sebelum kehamilan.

1. Perbaiki kualitas sperma. Sperma yang mempunyai struktur terlalu kental akan sulit berenang mencapai sel telur. Faktor lainnya, bisa karena konsentrasi sperma yang dibawah normal, atau kurang dari 20 juta/ml semen. Gangguan lain yang menyebabkan sperma tidak sehat adalah virus atau infeksi kuman yang menyumbat testis. 2. Olahraga teratur. Olahraga meningkatkan kadar hormon testosteron dan melancarkan sirkulasi darah terutama ke penis dan testis. Hormon testosteron berperan mengatur dorongan seksual, perkembangan testis dan penis, serta produksi sperma. Menurut riset, kadar testosteron yang rendah pada laki-laki menyebabkan perubahan suasana hati dan ketidakstabilan emosi. Lakukan olahraga, minimal 3-5 jam dalam seminggu untuk menjaga kadar testosteron. 3. Perhatikan nutrisi. Calon ayah perlu memerhatikan nutrisi untuk menghasilkan sperma yang baik. Diantaranya bisa didapat dengan mengonsumsi terong ungu yang kaya flavonoid untuk melancarkan sirkulasi darah dan antioksidan, tiram yang kaya zinc untuk memperbanyak produksi sperma, pisang yang kaya potasium, kalium dan vitamin B untuk meningkatkan energi dan memperbaiki libido, seledri yang mencegah pengentalan darah, jahe yang melancarkan peredaran darah, juga tauge yang meningkatkan produksi hormon pembentuk sperma. 4. Stop rokok dan alkohol. Saat merokok, nikotin dan 4000 jenis zat beracun dalam rokok akan masuk ke dalam darah dan merusak kualitas sperma. Begitu pula dengan alkohol, efeknya bisa mengganggu pembentukan dan perkembangan sperma. Tak hanya merusak kualitas sperma, banyak riset membuktikan efek rokok dan alkohol bisa menyebabkan kehamilan bermasalah dan kecacatan janin. 5. Kendalikan stres. Saat stres, tubuh mengeluarkan hormon kortisol yang akan menekan kerja hormon seks dalam sistem reproduksi pria, terutama testosteron dan menyebabkan gangguan kesuburan. 6. Tinggalkan pakaian ketat. Seperti yang dipublikasikan dalam jurnal Human Reproduction, pakaian ketat bisa meningkatkan suhu testis dan memperlambat gerakan sperma. Gerakan sperma yang lambat ini memengaruhi proses bertemunya sel sperma dan sel telur sehinga memperkecil kemungkinan terjadinya kehamilan. Apa yang perlu dilakukan jika belum juga dikaruniai anak? Melewati masa satu tahun pernikahan adalah kondisi umum yang mengharuskan suami dan istri berkonsultasi dengan dokter. Untuk laki-laki, umumnya dokter akan memeriksa kualitas sperma. Jika “bermasalah”, dokter kandungan akan merujuk suami ke dokter ahli andrologi untuk mencari tahu sebab kelainan dan melakukan terapi.

This entry was posted in Seks and tagged

Share this article on

Leave A Response

You must be logged in to post a comment.

click here to log in