Menu
Blog My Account

You have no items in your shopping cart.

Care Center 021-29022090

You have no items in your shopping cart.

Oh No, Anak Memergoki Ayah Bundanya Bercinta!

Sunday, October 13, 2013 4:40:38 PM Asia/Bangkok

Salah satu ketakutan terbesar pasangan suami istri yang sedang bercinta adalah bila kepergok si kecil. Karena itu berarti anda harus menjawab bila anak bertanya apa yang anda sedang lakukan. Kebanyakan pakar sepakat jika orangtua sebaiknya tak perlu khawatir jika mereka intim di dekat anak atau bayi mereka meskipun kini Anda dan pasangan tidak bisa bercinta sebebas saat mereka masih hidup berduaan. Anda harus lebih memilih waktu untuk bercinta agar tidak diketahui oleh anak-anak. Walaupun rencana sudah dipikirkan masak-masak, namun terkadang ada momen-momen canggung di mana anak memergoki keintiman Anda dan suami. Tak sedikit pasangan yang ketahuan oleh anak ketika bercinta. Anda pun tetap harus mempersiapkan diri dan tahu harus bagaimana menyikapinya. Sebelumnya mari simak beberapa tips untuk anda agar anda bisa lebih leluasa bercinta tanpa was-was dipergoki si kecil : •    Biasakan anak agar mengetuk pintu kamar sebelum masuk dan selalu menghargai privasi orang lain. •    Jangan lupa mengunci pintu. Walaupun hal ini cukup sepele tapi tidak jarang orang tua lupa mengunci pintunya dan anak masuk dan lupa mengetuk terlebih dahulu. •    Saat anak mendatangi Anda ke kamar saat Anda sedang ingin bercinta, jangan bercinta di depannya, meskipun si kecil tertidur lelap. •    Untuk lebih berjaga-jaga, sebaiknya Anda tetap memakai atasan. Berikut beberapa hal yang dapat anda lakukan bila anak terlanjur memergoki Anda sedang bercinta : •    Seks bisa jadi menakutkan bagi si kecil. Ia berpikir Anda dan suami sedang berkelahi. Segera hampiri anak dan tanyakan apakah dia baik-baik saja dan apa ada yang membuatnya takut. Tanyakan apa yang dia lihat dan dengar. Amati apakah dia peduli tentang apa yang sedang terjadi, sebelum Anda mengatakan apapun kepadanya. •    Mulailah dengan minta maaf padanya dengan mengatakan, "Maaf kalau tadi membuatmu kaget atau takut. Tidak perlu ada yang kamu takutkan." Dengan meminta maaf terlebih dahulu maka si anak tahu bahwa dirinya tidak melakukan kesalahan saat berjalan mendekati kamar Anda. •    Biasanya balita tak paham apa itu seks, tapi ada juga yang perlu diberitahu dan diberi penjelasan tentang aktivitas yang dilakukan orangtua. Anak-anak biasanya hanya ingin tahu apakah sesuatu yang orangtua lakukan itu adalah kekerasan, sesuatu yang menakutkan atau bukan sehingga hal itu perlu dijelaskan secara detail. •    Tergantung posisi seks yang apa yang sedang dilakukan, berikan penjelasan yang paling masuk akal. Misalnya “Kami sedang bergulat.", "Aku sedang belajar naik kuda.", "Kami bermain petak umpet.", "Kami melatih pelukan.", "Kamis edang sedikit berolahraga.". •    Jika Anda sedang melakukan seks oral dibawah selimut, anda bisa berkata "Kami bermain petak umpet.". Namun jika tidak, jadikan pelajaran pada anak agar jangan memasukkan benda apapun ke dalam mulutnya tanpa sepengetahuan orang tua. •    Bila anak anda hanya mendengar dari luar pintu, maka mereka biasanya akan menginterpretasikan apa yang dilihatnya secara berbeda dari orang dewasa. •    Gunakan bahasa sederhana, jujur dan tidak terlalu detail saat menjawab pertanyaan si anak, agar dirinya tidak merasa topik ini buruk dan menakutkan. Sebaiknya, jelaskan mengenai waktu pribadi kepada anak. Lakukan hal serupa pada anak, dengan menghargai waktu pribadinya agar si kecil meniru hal tersebut. -Hei

This entry was posted in Seks and tagged

Share this article on

Leave A Response

You must be logged in to post a comment.

click here to log in