Menu
Blog My Account

You have no items in your shopping cart.

Care Center 021-29022090

You have no items in your shopping cart.

Makanan Anak Pengaruhi Kebiasaan Mengompol

Thursday, December 5, 2013 3:18:29 AM Asia/Bangkok

Bagi anak-anak usia 4 tahun ke atas, mengompol merupakan kebiasaan yang perlu dihentikan. Mereka dinilai cukup mampu untuk menangkap sinyal tubuhnya saat merasa ingin buang air dan mengutarakannya pada orang lain. Selain memberlakukan jam-jam buang air kecil, orang tua perlu memahami penyebab lain munculnya gangguan mengompol saat usia anak-anak semakin bertambah.

 

Air bukanlah satu-satunya penyebab ngompol lho, bun. Tanpa disadari ada beberapa makanan anak yang dapat memicu produksi urine yang berlebihan sehingga mengakibatkan anak-anak mengompol.

 

1. Kafein

Baik yang terdapat dalam makanan atau minuman, kafein merupakan kandungan yang bisa memicu produksi urine yang berlebih pada kantung kemih. Hal ini tidak jadi masalah jika terjadi pada pagi atau siang hari, mereka masih bisa meminta tolong diantar ke kamar mandi. Tetapi jika berlangsung malam hari, mereka terlalu lelap untuk bangun lalu pergi ke toilet. Karena itu sebaiknya hindarilah pemberian kafein pada anak-anak pada sore hingga malam hari. “Tetapi anak saya tidak pernah minum kopi tuh.” Mungkin ada yang beranggapan demikian. Kafein tidak hanya terdapat pada kopi saja karena teh, minuman bersoda, dan coklat juga mengandung kafein. Anak-anak sangat menyukainya bukan? Batasilah konsumsi mereka pada makanan dan minuman tersebut untuk mengurangi kebiasaan mengompolnya.


2. Makanan berair

Selain berkafein, makanan anak yang mengandung banyak air juga dapat memicu produksi urine berlebih. Makanan tersebut antara lain sup, yogurt, buah-buahan dan sayuran yang mengandung banyak air, misalnya semangka atau melon.


3. Gula

Kandungan gula yang berlebihan pada makanan dan minuman yang dikonsumsi anak-anak juga dapat memicu produksi air seni berlebih. Bagaimana dengan minuman susu yang setiap hari dikonsumsi anak-anak? Pada anak-anak yang memiliki gangguan mengompol tersebut sebaiknya diberikan susu dengan kandungan gula rendah, setidaknya saat sore hingga malam hari.


4. Makanan penyebab alergi

Sumber makanan yang seringkali menimbulkan alergi pada anak-anak antara lain kedelai, telur, jagung, coklat, kacang, gula, sitrun, gandum dan susu sapi. Sebenarnya bukan makanan-makanan tersebut yang dapat menyebabkan ompol, tetapi bentuk alergi yang ditimbulkan dari mengonsumsi sumber-sumber makanan tersebut dapat berupa air seni yang berlebihan.

 

Tidak menutup kemungkinan orang tua saling bertukar pikiran mengenai keluhan mengompol pada anak-anaknya. Beberapa cara dan makanan anak diyakini dapat memicu produksi air seni berlebih sehingga orang tua memilih untuk tidak memberikannya pada anak-anak. Benarkah anggapan yang muncul di masyarakat mengenai makanan pantangan tersebut?


1. Jeruk

Jeruk memilik banyak jenis; ada jeruk lemon, jeruk limau, jeruk sitrun, dan sebagainya. Beberapa anak mungkin menunjukkan sejumlah gejala yang tidak lazim setelah mengonsumsinya, karena jeruk merupakan makanan yang dapat menimbulkan alergi bagi orang tertentu. Hal ini tidak membuktikan bahwa jeruk juga dapat memicu produksi air seni berlebih, tetapi membatasi anak-anak mengonsumsi jeruk juga baik karena kandungan asamnya bisa mengganggu kondisi lambung anak.


2. Makanan pedas

Ada anak-anak yang suka makanan yang rasanya pedas. Pada mereka yang tidak tahan dengan rasa pedasnya memang dapat memunculkan keluhan-keluhan. Bukan berarti kondisi mengompol mereka bisa dikaitkan dengan hal tersebut. Makanan pedas, seperti halnya makanan asam yang sering menimbulkan gangguan lambung, bukannya menyebabkan kebiasaan mengompol.

This entry was posted in Anak and tagged

Share this article on

Leave A Response

You must be logged in to post a comment.

click here to log in