Menu
Blog My Account
View Cart(0) Checkout Blog

You have no items in your shopping cart.

Care Center 021-29022090

You have no items in your shopping cart.

Cara Tepat Cegah ISPA pada Anak Saat Musim Hujan

Tuesday, January 21, 2014 1:38:25 AM Asia/Bangkok

Saat musim hujan tiba kekhawatiran Anda tentu cenderung terhadap penyakit yang muncul disaat itu, apalagi ketika air cukup banyak dan menggenang cukup lama, bukan tidak mungkin beberapa penyakit akan singgah, termasuk infeksi saluran pernafasan bagian atas (ISPA). Untuk orang dewasa mungkin hal ini bisa ditangani dengan cepat karena telah memiliki rasa dan kontrol terhadap badan ketika mengalami sakit atau menjelang sakit, tapi bagaimana dengan bayi dan anak-anak, apakah sama? Tentu tidak, nah dalam artikel berikut Kami coba untuk memaparkan bagaimana cara tepat cegah ISPA bayi dan anak ketika musim hujan.

Perubahan iklim terutama dari musik kemarau kemusim hujan tentu tak hanya membawa cuaca yang berbeda, tetapi banyak juga beragam penyakit yang ikut saat itu. Jika daya tahan tubuh cukup baik maka orang tersebut sangat memungkinkan tidak terjangkit penyakit, tetapi jika sebaliknya, maka bisa besar kemungkinan virus akan menyerang tubuh manusia yang memiliki metabolisme minim.

 

Apa itu ISPA?

Anda tentu harus mengetahui seperti apa jenis penyakit yang menyerang saliran pernafasan ini. Apakah pilek termasuk ISPA, atau batuk, atau demam tinggi disertai amandel yang membengkak, atau penyakit lain yang berhubungan dengan saluran pernafasan disebut ISPA?

Secara umum, ISPA merupakan infeksi saluran pernafasan yang berlangsung selama 14 hari, sementara organ tubuh yang berhubungan dengan pernafasan atas adalah hidung hingga gelembung paru-paru, selaput paru, sinus hingga ruang telinga tengah, termasuk tenggorokan.

Sebagian besar infeksi saluran pernafasan pada manusia terasa ringan, batuk, pilek dan tak perlu pengobatan antibiotik, tapi perlu diketahui bahwa salah satu cara tepat cegah ISPA bayi dan anak ketika musim hujan adalah dengan menggunakan antibiotik.

Pemberian obat jenis ini memang pilihan yang cukup berat, tak sedikit orang tua yang kurang setuju jika si buah hati telah mengkonsumsi antibiotik sejak usia '0' tahun. Menurut medis, jika infeksi ISPA masuk pada tahap infeksi paru kemudian tidak dengan sesegera mungkin diobati menggunakan antibiotik maka si anak akan menderita pneumonia dan bukan tidak mungkin bisa menyebabkan kematian.

 

Pneumonia

Pneumonia adalah suatu infeksi pada paru-paru, dimana paru-paru terisi oleh cairan sehingga terjadi gangguan pernafasan. Pneumonia dapat disebabkan oleh beberapa penyebab, termasuk infeksi oleh bakteria, virus, jamur, atau parasit.

Pneumonia pada bayi baru lahir seringkali berawal dari pecahnya ketuban sebelum waktunya yang menyebabkan terjadinya infeksi pada cairan ketuban (amnionitis). Janin terendam dalam cairan ketuban yang terinfeksi dan menghirupnya sehingga masuk ke dalam paru-paru. Terjadilah pneumonia, kadang disertai sepsis.

Pneumonia bisa terjadi beberapa minggu setelah bayi lahir, terutama pada bayi yang pernafasannya dibantu oleh ventilator (alat bantu pernapasan). Pnemumonia sering terjadi sejak lahir, sampai dengan bayi berusia 2 tahun.

 

Jenis ISPA

Petingnya penanganan penyakit ini akhirnya memberikan pilihan pada para ahli untuk terlebih dulu mengkategorikan jenis ISPA terlebih dulu, yakni kelas berat atau kelas ringan. Artinya dalam program pemberantasan penyakit ISPA para ahli membagi menjadi dua golongan; Pneumonia tidak berat dan Pneumonia berat.

Batuk, pilek, faringitis, tonsilitis dan penyakit dalam pernapasan bagian atas lainnya digolongkan sebagai bukan pneumonia. Sementara untuk pneumonia berat sudah masuk ke area infeksi paru dan sekitarnya.

Bakteri serta virus yang paling sering menyebabkan ISPA adalah satfilokokus dan streptokokus serta influenza yang di udara bebas akan masuk dan bisa menempel pada saluran pernafasan atas yakni tenggorokan dan hidung. Biasanya virus dan bakteri ini menyerang anak di usia 2 tahun yang kekebalan tubuhnya lemah atau belum sempurna. Peralihan musim kemarau ke musim hujan juga menimbulkan resiko serangan ISPA.

 

Penanganan ISPA

Berikut adalah beberapa cara tepat cegah ISPA bayi dan anak ketika musim hujan, pergantian musim, wabah hingga penularan penyakit dari lingkungan sekitar;

  • Usahakan perolehan gizi untuk anak cukup baik, diantaranya dengan cara memberikan makanan kepada anak yang mengandung cukup gizi.
  • Memberikan imunisasi yang lengkap kepada anak agar daya tahan tubuh terhadap penyakit baik.
  • Menjaga kebersihan perorangan dan lingkungan agar tetap bersih.
  • Mencegah anak berhubungan dengan orang yang terkena ISPA.
  • Gunakan penutup hidung dan mulut bila kontak langsung dengan anggota keluarga atau orang yang sedang menderita penyakit ISPA.

Agak mengerikan ketika mendengar pertama kali bukan? Tapi cara tepat cegah ISPA bayi dan anak ketika musim hujan dan momen lain tentu bisa Anda atasi dengan baik setelah membaca artikel ini. Semoga bermanfaat.

Sumber : PriceArea.com

This entry was posted in Anak and tagged

Share this article on

Leave A Response

You must be logged in to post a comment.

click here to log in